KEADAAN PESISIR DAN KELAUTAN DITELUK JAKARTA

Posted on

Perairan teluk Jakarta merupakan perairan yang relatif dangkal dengan kedalaman rata-rata 15 m. Dari pantai ke arah laut, dasar lautnya melandai dengan kedalaman semakin meningkat mencapai 25 – 30 m, Sedimen air laut didominasi oleh lumpur 62%, pasir 35%, dan kerikil 3%. Kecepatan arus laut pada musim Barat 2,7 km/jam. Pada bulan Desember – Maret, tinggi gelombang mencapai 0,5 -1 m. Pada musim pancaroba, yaitu bulan April – Mei, tinggi gelombang kurang dari 0,5 m. Pada musim Timur, tinggi gelombang berkisar 0,5 -1 m.

Pada musim kemarau, air laut mempunyai kualitas yang rendah, karena kadar COD, BOD, sianida, fenol, nitrit, NH3, dan logam berat, sudah melebihi baku mutu air laut. Ditinjau dari jenis dan populasi pitoplankton, perairan teluk Jakarta termasuk subur. Jenis planktonnya adalah Noctiluca, Skletonema, dan Chactoceros. Ledakan pertumbuhan pitoplankton pada malam hari menyebabkan berkurangnya oksigen secara drastis, sehingga menyebabkan kematian ikan. Terdapat pula pitoplankton yang mengandung racun, yaitu Gymnodinium dan Phymdinium.

Bentos adalah organisme yang hidup di dasar laut. Di sekitar pantai, konsentrasi bentos cukup tinggi, dan semakin ke tengah konsentrasi bentos semakin menurun. Hewan bentos tersebut termasuk kelompok Polychaeta, Mollusca, dan Crustacea. Di sepanjang teluk Jakarta hampir tidak ditemui adanya karang hidup. Terumbu karang yang terdapat di pulau-pulau di teluk Jakarta menunjukkan degradasi kepunahan; Karang yang bertahan hidup merupakan koloni-koloni kecil dari jenis yang mempunyai polip dan tentakel besar

Retna Kusuma Astuti
Hello,,,I am a woman who like writing and cooking. i am a mother and a wife from beloved ones in my life. for elongate my passion, i write this learning material for you all. Happy Learning!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *